Agar-agar, Makanan Kaya Serat yang Menyehatkan dan Makin Diincar (2)

Produk Agarindo Bogatama

Konsumsi tepung agar-agar sangat baik untuk kesehatan tubuh. Fan Lu Ling kemudian meningkatkan jumlah pemakaian dari agar-agar jenis Agarpac. Meski mengidap penyakit yang cukup berbahaya, semangatnya pun semakin tinggi karena merasakan dukungan dari berbagai sahabat dan koleganya.

Kesadaran untuk mengonsumsi agar-agar pun terus meningkat karena merupakan makanan sehat dan kaya manfaat. Konsumsi agar-agar dapat mencegah kanker usus dan usus buntu. Kedua jenis penyakit ini terutama disebabkan tingginya kadar zat makanan yang bersifat karsinogenik di dalam usus dan lengket pada dinding usus. Konsumsi tepung agar-agar yang tinggi serat dapat mengurangi cukup banyak konsentrasi zat karsinogen dan membantu merangsang gerak peristaltik usus. Jangka waktu kontak antara zat karsinogen dengan dinding usus dipersingkat. Pada saat bersamaan juga dapat membantu reproduksi dari bakteri yang menguntungkan di dinding usus untuk membentuk sistem perlindungan yang efektif dapat mencegah kanker usus.

Agar-agar dapat mencegah serta mengatasi wasir yang disebabkan konstipasi dan aliran darah yang tidak lancar dalam jangka panjang saat proses buang air besar. Penyerapan air yang banyak di dalam usus, menambah pula kekuatan gerak peristaltik perut, juga mengurangi tekanan di sekitar anus sehingga peredaran darah menjadi lancar. Hal ini berperan besar dalam pencegahan dan pengobatan wasir.

(Baca : Manfaat Agar-agar Rumput Laut Indonesia Terasa hingga di Hongkong (1))

Demikian juga membantu penyerapan lemak dalam darah atau mengatasi kadar lemak darah yang tinggi (hyperlipidemia) dan mencegah penyakit jantung koroner. Agar-agar (agar-agar instan) adalah makanan dengan kadar serat tinggi dan mampu mengikat kolesterol. Lignin mampu mengikat asam empedu dan mengeluarkannya melalui tinja sehingga menurunkan kadar kolesterol dan asam empedu.

Pada saat bersamaan, agar-agar (agar-agar instan) di usus kecil membentuk zat koloid membantu hati mengekskresikan racun melalui saluran pencernaan. Selain itu mencegah diabetes karena agar-agar mengandung pektin yang mampu melarutkan zat makanan yang mengendap dalam usus. Demikian juga mengurangi kadar penyerapan glukosa dalam darah.

“Karena saya mengkonsumsi tepung agar secara rutin, kualitas tidur saya juga berangsur meningkat. Berjalan pun lebih bertenaga tidak seperti dulu yang suka lemas, warna muka saya tidak pucat lagi, dan pernafasan juga membaik,” jelas Fan Lu Ling.

Dia mengagumi agar-agar yang dikonsumsinya dan menganggapnya sebagai ‘obat dewa’ alternatif yang menyembuhkan penyakit leukimia dan memiliki harapan hidup yang lebih baik.
Sebagaimana istrinya, Fan Lu Ling juga memiliki gula darah yang sangat tinggi. Setelah memahami seluk beluk diabetes, keduanya mulai fokus pada pola makan dan olahraga.
“Makanan yang saya pikirkan dalam jangka panjang adalah yang mengandung tepung agar-agar,” ujar Fan Lu Ling.

Rumput Laut Merah
Selain khasiat diatas, agar-agar juga mampu menyerap dan mengurangi racun dalam tubuh manusia serta bisa mencegah banyak jenis penyakit kulit. Terutama penyakit kulit pada pada wajah (seperti jerawat), juga punya efek mengencangkan sehingga kulit tampak halus dan lembut. Setelah sebulan mengonsumsi agar-agar, kadar kolesterol Fan Lu Ling turun dua digit. Inilah yang diyakini manfaat tepung agar-agar untuk kesehatan keluarga.

Agar-agar diambil dari rumput laut merah di perairan dalam yang kaya unsur kalsium, sodium, kalium, fosfor, zat besi, magnesium, seng, tembaga, dan unsur mineral lainnya. Selain itu mengandung beberapa vitamin dan asam amino esensial. Dapat menjaga kondisi pH tubuh, menjaga normalitas enzim yang penting untuk tubuh, dan juga meningkatkan imunitas tubuh. Agar-agar mampu menetralkan kadar asam lambung, sakit maag, dan mencegah perut kembung.
“Setelah saya mengonsumsinya, lambung saya terasa jauh lebih nyaman. Sakit maag dan kadar asam lambung yang tinggi juga berkurang,” katanya.

Jadi, agar-agar memiliki manfaat jangka panjang yang baik untuk anak-anak maupun orang dewasa karena efektif meningkatkan fungsi-fungsi dalam tubuh manusia. Agar-agar dapat disebut juga sebagai ‘pemulung hijau’ karena sangat berperan dalam menjaga kesehatan manusia.

Masyarakat modern sangat kurang asupan serat, juga banyak memakan makanan yang tidak mampu dicerna oleh enzim dalam tubuh. Kemudian menjadi limbah makanan yang tidak mudah dikeluarkan sehingga menyebabkan konstipasi, obesitas, dan kulit kering.

Melalui penulisan artikel di surat kabar ini kami ingin mengucapkan terima kasih secara tulus kepada Bapak Efendy. Sekaligus saya ingin berbagi kabar gembira dengan para pembaca sekalian. [Gunawan/AF-03]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*