Pabrik Tapioka di Siak-Riau Kekurangan Singkong

Kulit singkong dikupas lalu dijemur menjadi gaplek.

Siak – Ketua Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Provinsi Riau Hasan Basri mengimbau masyarakat petani untuk menggiatkan budidaya singkong. Imbauan itu diutarakan mengingat saat ini produksi singkong petani di Riau belum bisa memenuhi kebutuhan industri. Salah satunya, pabrik tapioka PT Asrindo Citrasubur Makmur (ACM) di Simpang Gelombang, Kandis, Kabupaten Siak, juga kekurangan bahan baku.

“Pabrik itu berkapasitas olah 400 ton per hari. Sementara pasokan bahan baku singkong per hari hanya 70-80 ton saja. Jadi ada kekurangan bahan baku sekitar 300 ton lebih setiap hari,” katanya, pekan lalu.

Mantan Camat Mandau ini, seperti ditulis Riaupos.co, terus mendorong agar semakin banyak pihak yang membudidayakan singkong di Riau.

“Bahan baku yang 70-80 ton per hari itu pun sebagian dipasok dari Peranap dan Lipat Kain. Kurangnya bahan baku karena masyarakat baru menanam singkong setelah pabrik tapioka berdiri di Kandis. Namun tahun depan diperkirakan produksi singkong bakal melonjak. Masyarakat baru menanam singkong setelah melihat pabrik berdiri. Untuk Pekanbaru saja, saat ini ada penanaman 300-400 hektare singkong. Belum lagi yang di Kampar dan lain-lain,” imbuhnya.

Hasan Basri menegaskan bahwa usaha terkait singkong memiliki prospek bagus. Ia juga berharap Pemprov Riau bersama Pemkab dan Pemkot bisa ikut berperan aktif menggelorakan semangat petani singkong. Saat ini, harga beli sampai di pabrik Rp 1.200 per kilogram (kg).

Secara terpisah, di Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, PT Cempaga Jawau Industri (CJI) berencana membangun pabrik tapioka.
Bupati Kubar FX Yapan menyambut baik rencana PT CJI tersebut guna mendorong pembangunan ekonomi wilayah. Kehadiran industri tapioka akan memperbaiki taraf hidup dan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Bila terlaksana, keberadaan industri memberikan dampak positip bagi masyarakat Kubar. Selain, meningkatkan ekonomi para petani dan juga membuka lapangan kerja bagi para pemuda,” ujarnya.
Bupati juga berharap PT CJI memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan mengenai budidaya tanaman singkong kepada masyarakat. [AF-04]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*